Sumber daya alam: penggunaan, dasar, properti

Sumber-daya-alam-penggunaan-dasar-properti

Memahami sumber daya alam
Baca cepat Buka

Sumber daya alam adalah semua kekayaan biotik dan abiotik bumi yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan manusia, misalnya: tumbuhan, hewan, udara, air, tanah, bahan tambang, angin, sinar matahari, dan mikroba (mikroorganisme). Pada dasarnya, alam memiliki sifat yang beragam, tetapi serasi dan seimbang. Oleh karena itu, perlindungan dan pelestarian alam harus terus diupayakan agar keserasian dan

Sumber-daya-alam-penggunaan-dasar-propertikeseimbangan ini tetap terjaga. Semua kekayaan yang ada di bumi ini, baik biotik maupun abiotik, yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan manusia adalah sumber daya alam. Tumbuhan, hewan, manusia dan mikroba merupakan sumber daya alam hayati, sedangkan faktor abiotik lainnya merupakan sumber daya alam non hayati. Pemanfaatan sumber daya alam harus diikuti dengan konservasi dan konservasi, karena sumber daya alam terbatas.
Pemanfaatan sumber daya hayati dan non hayati Sumberdaya

Konservasi dan konservasi harus mengikuti penggunaan sumber daya alam. Alam memiliki sifat yang beragam, tetapi serasi dan seimbang. Oleh karena itu, perlindungan dan pelestarian alam harus terus dilakukan guna menjaga keserasian dan keseimbangan. Untuk pemanfaatan yang berkelanjutan, eksploitasi sumber daya alam karena itu harus disertai dengan tindakan perlindungan. Pelestarian dan pengembangan lingkungan hidup harus dilakukan secara rasional, antara lain sebagai berikut:

Menggunakan sumber daya alam yang terbarukan dengan cermat dan efisien, misalnya: air, tanah, dan udara.
Penggunaan bahan pengganti, misalnya produk metalurgi (campuran).
Mengembangkan metode penambangan dan pengolahan yang efisien serta (daur ulang).
Menerapkan etika lingkungan berdasarkan filosofi hidup damai dengan alam.

1. Sumber daya hayati

menanam

Tumbuhan merupakan sumber daya alam yang sangat beragam dan melimpah. Organisme ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen dan pati melalui proses fotosintesis. Tanaman karena itu produsen atau komponen dasar dari rantai makanan. Eksploitasi tumbuhan yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan atau bahkan kepunahan dan hal ini berdampak pada rusaknya rantai makanan Kerusakan yang disebabkan oleh punahnya salah satu faktor dalam rantai makanan menyebabkan kepunahan konsumen pada tingkat di atasnya.

Makanan: beras, jagung, gandum, tebu
Bahan bangunan : jati, mahoni
Bahan bakar (biodiesel): minyak sawit
Obat: jahe, daun binahong, kina, mahkota dewa
kompos
Pertanian dan pertanian

Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia bermatapencaharian dari pertanian atau bertani. Data statistik tahun 2001 menunjukkan bahwa 45% penduduk Indonesia bekerja di bidang pertanian. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa negara ini memiliki lebih dari 31 juta hektar lahan yang tersedia untuk ditanami, sebagian besar di pulau Jawa. Pertanian di Indonesia menghasilkan beberapa jenis barang ekspor, antara lain beras, jagung, kedelai, sayuran, cabai, ubi jalar, dan ubi kayu. Selain itu, Indonesia juga dikenal dengan hasil perkebunannya, antara lain karet (bahan baku ban), kelapa sawit (bahan baku minyak goreng), tembakau (bahan baku obat dan rokok), kapas (bahan baku tekstil), kopi (bahan untuk minuman). , dan tebu (bahan baku gula).
Baca lebih lanjut: Hewan Omnivora

Hewan, ternak dan memancing

Sumber daya alam hewan dapat berupa hewan liar atau hewan budidaya. Ini dapat digunakan sebagai penolong dalam pekerjaan berat manusia seperti kerbau dan kuda, atau sebagai sumber makanan seperti unggas dan sapi. Untuk menjaga kelestarian, terutama untuk spesies yang terancam punah, terkadang harus dilakukan konservasi in situ dan ex situ. Konservasi in situ adalah konservasi di habitat aslinya, sedangkan konservasi ex situ adalah konservasi dengan memindahkan satwa dari habitatnya ke lokasi lain. Untuk memaksimalkan potensi mereka, masyarakat membangun sistem peternakan serta perikanan untuk lebih memperkuat sumber daya hewan.

2. Sumber daya alam non hayati

Ini adalah sumber daya alam yang dapat dipulihkan dan digunakan secara terus menerus, misalnya: air, angin, sinar matahari, dan hasil pertambangan.

air

Air merupakan salah satu kebutuhan utama makhluk hidup dan bumi sendiri didominasi oleh perairan. Dari total wilayah perairan, 97% adalah perairan asin (wilayah laut, lautan, dll) dan hanya 3% adalah air tawar (wilayah sungai, danau, dll). Dengan pertumbuhan populasi manusia, kebutuhan air untuk rumah tangga dan penggunaan energi meningkat

 

Lihat Juga :