Kekuasaan adalah: sumber, penggunaan, jenis, elemen, saluran

Kekuasaan-adalah-sumber-penggunaan-jenis-elemen-saluran

definisi kekuatan
Baca cepat Buka

Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi individu atau kelompok lain. Kekuasaan yang dimiliki seseorang akan menempatkan orang tersebut pada posisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang lain yang dipengaruhi. Secara umum, kekuasaan akan menciptakan hubungan vertikal dalam suatu organisasi. Kekuasaan juga menentukan siapa dalam suatu organisasi yang pantas dan harus mengambil keputusan (decision-making). Teori yang dikemukakan oleh French dan Raven adalah bahwa kepemimpinan berasal dari kekuasaan dalam kelompok atau organisasi. Dengan kata lain, orang atau orang-orang yang memiliki akses ke sumber kekuasaan dalam kelompok atau organisasi tertentu mengendalikan atau memimpin kelompok atau organisasi itu sendiri. Ada tiga jenis sumber kekuasaan, yaitu posisi, kepribadian, dan politik.

Kekuasaan-adalah-sumber-penggunaan-jenis-elemen-saluran
Pengertian kekuasaan menurut para ahli

Di bawah ini adalah beberapa pengertian kekuasaan menurut para ahli, yaitu:
1. Menurut Gibson

Kekuasaan adalah kemampuan seseorang untuk mendapatkan sesuatu sesuai dengan keinginannya.

2. Setelah Niccolo Machiavelli

Kekuasaan harus diraih karena ia tidak datang dengan sendirinya. Kekuasaan harus direbut dan dipertahankan, dan dalam mempertahankannya seorang penguasa harus dicintai sekaligus ditakuti oleh warganya. Demi kekuasaan, pertimbangan moral menjadi tidak relevan. Oleh karena itu lebih penting untuk ditakuti bagi penguasa oleh semua warga negara.
3. Menurut Max Weber

Kekuasaan adalah cara seseorang atau sekelompok orang untuk menyadarkan orang akan keinginannya sendiri dan sekaligus menerapkannya pada tindakan perlawanan orang atau kelompok tertentu.
4. Menurut Lewin

Kekuasaan adalah kemampuan potensial seseorang/sekelompok orang untuk mempengaruhi orang lain dalam sistem yang ada. Dalam arti, kekuasaan adalah kualitas yang melekat dalam interaksi antara dua atau lebih individu. Jika setiap individu berinteraksi untuk mempengaruhi tindakan orang lain, maka yang muncul dalam interaksi tersebut adalah pertukaran kekuasaan.
Baca lebih lanjut: Majas adalah

5. Menurut Robert Mac Iver

Kekuatan sosial adalah kemampuan untuk mengontrol perilaku orang lain, baik melalui instruksi langsung maupun tidak langsung melalui penggunaan semua indera dan sarana yang tersedia.
6. Menurut Michael Foulcault

Kekuasaan ini menyebar ke mana-mana sebagai akibat dari keyakinan bahwa kekuasaan tidak berpusat pada individu atau negara. Kekuasaan menyebar melalui seluruh struktur tindakan, yang menekan dan mendorong tindakan lain melalui rangsangan, rayuan, paksaan, dan larangan.
7. Menurut Soerjono Soekanto

Kekuasaan diartikan sebagai kemampuan untuk mempengaruhi pihak lain sesuai dengan kehendak pemegang kekuasaan itu. (Abdulsyani, 2007: 136)
Sumber Daya dan Kegunaannya

Kekuasaan datang dalam berbagai bentuk dan sumber. Hak milik dan kedudukan merupakan sumber kekuasaan. Birokrasi dan keahlian khusus dalam bidang ilmu tertentu juga menjadi sumber kekuasaan. Peraturan hukum tertentu juga dapat menyebabkan munculnya kekuasaan; berbagai sumber daya dan penggunaan ditunjukkan secara rinci di bawah ini:

sumber

keramahan pengguna

Militer, polisi, penjahat
ekonomi
Secara politik
Hukum
tradisi

 

Kontrol kekerasan
Penguasaan tanah, tenaga kerja, produksi
Membuat sebuah keputusan
Mempertahankan, mengubah, memfasilitasi interaksi
Sistem kepercayaan, nilai

Setiap sumber energi memiliki kegunaannya masing-masing sesuai dengan namanya, kondisi dan fungsinya tidak dapat digunakan untuk segala hal.
Jenis kekuatan

Di bawah ini adalah beberapa jenis tenaga, yaitu:

Monarki dan tirani

Monarki berasal dari kata “monarch” yang artinya raja, yaitu suatu jenis kekuasaan politik dimana raja atau ratu merupakan kekuasaan dominan negara (kerajaan).

Aristokrasi dan oligarki

Dalam jenis monarki ini, raja atau ratu biasanya mengandalkan bantuan penasihat dan birokrat. Jika lebih banyak kekuasaan ditentukan oleh orang-orang ini (konsultan dan birokrat), kekuasaan tidak lagi berada pada satu orang (mono) tetapi pada beberapa (beberapa). Aristokrasi itu sendiri adalah pemerintahan sekelompok elit (kurang) dalam masyarakat, di mana mereka memiliki status sosial, kekayaan, dan kekuatan politik yang besar. Ketiga hal ini dinikmati (diwariskan) secara turun temurun, diturunkan dari orang tua kepada anak. Jenis kekuasaan aristokratis ini disebut juga dengan jenis kekuasaan aristokratis (aristokrasi).

Demokrasi dan Mobokrasi

Dalam jenis monarki ini, raja atau ratu biasanya mengandalkan dukungan dari

 

Lihat Juga :