Hewan Ovivar: definisi, karakteristik, reproduksi, contoh

Hewan-Ovivar-definisi-karakteristik-reproduksi-contoh

Pengertian hewan ovivar
Baca cepat Buka

Hewan ovivar adalah reproduksi yang terjadi dengan bertelur. Ovipar berasal dari kata egg, yang dapat diartikan sebagai telur. Setelah telur diletakkan, induk akan mengerami telur tersebut selama beberapa waktu hingga menetas dan menghasilkan spesies baru yang mirip dengan induknya. Hewan yang masih berada di dalam telur memperoleh asupan makanannya dari cadangan makanan di dalam telur. Dalam reproduksi ovipar, telur berada di luar tubuh ibu.

Hewan-Ovivar-definisi-karakteristik-reproduksi-contoh
Ciri-ciri hewan bertelur

Di bawah ini adalah beberapa ciri-ciri hewan ovivar, antara lain:

Tidak ada daun telinga
Ibu tidak menyusui anaknya
Kecuali dari mamalia
Tidak ada kelenjar dalam susu
Dimasukkan sebagai keluarga jenis unggas poultry
Induknya bisa menetaskan telur sampai menetas
Telur ditemukan di luar tubuh ibu

Cara memperbanyak

Oviparitas, atau bertelur, adalah jenis reproduksi hewan yang biasanya dilakukan oleh burung dan reptil. Setelah pembuahan, embrio yang dihasilkan tumbuh dan berkembang di kulit telur. Embrio menerima nutrisi dan cadangan makanan dari telur.
Contoh hewan ovivar

Berikut beberapa contoh hewan bertelur, antara lain:
Baca lebih lanjut: Daftar Pustaka

1. Ayam

ayam

Ayam adalah salah satu contoh hewan yang sering kita jumpai di lingkungan kita; ayam merupakan salah satu burung yang disukai sebagian orang untuk dipelihara, baik untuk hobi maupun untuk peternakan. Ada banyak jenis ayam yang biasa dipelihara masyarakat untuk keperluan sehari-hari. Salah satunya adalah jenis ayam kampung yang sering disukai banyak orang. Jenis ayam ini digunakan dalam bentuk daging atau telur untuk konsumsi dan budidaya. Selama pembuahan, ayam terjadi di tubuh betina. Telur yang dihasilkan setiap jenis ayam juga berbeda-beda tergantung umur ayam; semakin tua ayam, sebagai suatu peraturan, semakin banyak telur akan berkembang biak. Setelah induk ayam bertelur, dibutuhkan waktu sekitar 21 hari bagi ayam menetas hingga menetas dan menghasilkan keturunan baru.
2. bebek

bebek

Bebek adalah jenis unggas sebangsa yang sering ditemukan di daerah tersebut, dan itik adalah jenis jenis bertelur. Bebek biasanya bertelur 1 butir sehari. Masa inkubasinya sedikit lebih lama dari penderita epilepsi, yaitu antara 28 dan 32 hari

3. ikan

ikan

Ikan adalah hewan yang hidup di air, baik di air tawar maupun air laut. Ikan berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar), termasuk dalam kelompok vertebrata poikilothermal atau hewan berdarah dingin. Ikan memiliki alat pernapasan berupa insang, sehingga habitat utama ikan adalah di air. Ikan merupakan hewan vertebrata yang memiliki banyak spesies, dengan jumlah total sekitar 27.000 spesies. Ikan datang dalam berbagai ukuran, dari yang terkecil hingga yang terbesar. Ada hewan air lain yang dianggap ikan, seperti gurita, putri duyung, dan paus.
Baca lebih lanjut: Kesehatan Lingkungan Environmental

angsa ke-4

angsa

Hewan yang satu ini merupakan jenis burung air yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dari jenis burung air pada umumnya, hewan tersebut adalah angsa. Angsa berkembang biak dengan cara bertelur, yaitu dengan bertelur. Angsa memiliki ciri khas leher panjang. Proses reproduksi pada angsa sama dengan ayam yang ditemukan pada angsa betina. Angsa menghasilkan jumlah telur yang berbeda, umumnya angsa menghasilkan hingga 3-8 butir telur. Saat menetaskan telur angsa membutuhkan waktu lebih lama untuk menetas dibandingkan ayam, yaitu sekitar 29-30 hari. Dan penetasan 4-6 telur angsa yang bisa menetas.
5. Kadal

kadal

Kadal merupakan salah satu contoh hewan bertelur, hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur. Kadal adalah hewan yang memiliki banyak spesies, yang mencakup sekitar 2000 spesies berbeda, dan tersebar di seluruh dunia. Kadal menghasilkan sekitar 4-10 telur pada satu pembuahan. Jumlah telur yang dihasilkan tergantung pada umur dan jenis cicak. Secara umum, kadal menyembunyikan telurnya di tempat yang tidak terlihat oleh pemangsa. Ukuran telur biawak cukup kecil dan berwarna putih. Waktu penetasan telur kadal sekitar 30-80 hari.
6. Nyamuk

nyamuk

Nyamuk merupakan hewan yang dapat mengganggu dan sering menyebabkan seseorang sakit. Banyak penyebab penyakit malaria dan plasmodium malaria di lingkungan sekitar kita, penyebab utamanya adalah nyamuk. Nyamuk jenis ini hanya menggigit bagian tubuh manusia dan kemudian meninggalkan sporosit dalam jaringan darah manusia, yang kemudian menyebabkan orang tersebut terkena penyakit. Nyamuk yang tergolong d. termasuk

 

Lihat Juga : Memahami wudhu: ayat, hadits, keistimewaan, rukun, sunnah