About

Bosan Berisik Lab, sebelumnya dikenal sebagai Bosan Berisik Films, adalah sebuah kelompok kerja kreatif yang mulai digagas pada tahun 2012. Sejak awal berdirinya, kelompok kerja ini mencoba melakukan praktik kreatif dan kesenian dengan semangat yang eksperimentatif.

Melihat rekam jejak kegiatan selama bergerak sebagai sebuah kelompok kerja, Bosan Berisik Lab memutuskan untuk mengubah bentuknya menjadi Yayasan Laboratorium Kreatif Bosan Berisik dan diresmikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tahun 2017 dengan nomor AHU-0008746.AH.01.04.

Dengan semangat yang serupa, yayasan ini menggagas laboratorium kreatif yang digerakkan dengan semangat eksperimen dan eksplorasi ide serta pengetahuan lintas disiplin seni dan sastra. Yayasan ini didirikan oleh Ismail Basbeth dan Charlie Meliala, keduanya aktif bekerja sebagai pelaku dalam industri kreatif. Aktivitas yayasan ini dibangun dengan basis jaringan kerja untuk mengumpulkan, mentransfer, dan mendiskusikan gagasan kreatif para kolaboratornya.

Roda laboratorium ini dijalankan bersama orang-orang yang diajak dan difasilitasi untuk berkolaborasi dalam kerja kreatifnya. Untuk keperluan merangkul beragam gagasan dan eksperimen ide tersebut, Yayasan Laboratorium Kreatif Bosan Berisik dikelola dengan mode yang dinamis dan adaptif.

Charlie Meliala

Penata musik film yang memulai karier profesional pada tahun 2012 untuk banyak film panjang yang diputar di bioskop, festival internasional, domestik, dan alternatif. Bersama Ismail Basbeth mendirikan Yayasan Laboratorium Kreatif Bosan Berisik.

Cornelio Sunny

Bekerja sebagai aktor profesional di perfilman nasional dan mancanegara. Film yang ia bintangi antara lain “Rudy Habibie”, “3”, “The Professional”, “5 Cowok Jagoan”, “Another Trip to the Moon”, dan “Sun, Moon, Hurricane”. Juga aktif sebagai producer di Hide Project Films dan Matta Cinema.

Ismail Basbeth

Alumni Berlinale Talent Campus di Jerman dan Asian Film Academy di Korea Selatan, dengan memenangkan BFC dan SHOCH Scholarship Fund. Sejak 2008, ia telah menyutradarai sepuluh film pendek yang telah diputar dan memenangkan sejumlah penghargaan di berbagai festival film nasional maupun internasional. Setelahnya juga mengerjakan tiga film panjang yang dirilis dalam rentang satu tahun. Menjadi produser dan co-founder dari Hide Project Film, rumah produksi yang berfokus pada pembuatan film dengan cerita, tema, dan teknik alternatif untuk pasar nasional dan internasional. Ia adalah co-founder Jogja-NETPAC Asian Film Festival, festival film yang menyoroti perkembangan film di Asia, dan bekerja sebagai program director di dalamnya. Bersama Charlie Meliala mendirikan Yayasan Laboratorium Kreatif Bosan Berisik.